Demi keuntungan di kualifikasi Piala Dunia 2030, Presiden FAM minta Malaysia dongkrak ranking FIFA
presiden Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Ab Ghani Hassan, mengatakan bahwa tim nasionalnya perlu terus mendongkrak peringkat mereka di ranking FIFA.
Timnas Malaysia mencatat lonjakan peringkat tertinggi di antara tim-tim Asia Tenggara dalam ranking FIFA usai FIFA ASEAN Cup 2026.
Skuad Harimau Malaya memperoleh total tambahan 15,05 poin setelah memainkan empat pertandingan di FIFA ASEAN Cup 2026.
Secara keseluruhan, Malaysia mencatat peningkatan poin tertinggi dibandingkan tim-tim Asia Tenggara lain di turnamen tersebut.
Berkat tambahan poin tersebut, skuad besutan Tan Cheng Hoe itu mengalami kenaikan tiga peringkat dari posisi 136 ke 133 dunia.
Kenaikan peringkat tersebut melanjutkan tren peningkatan Malaysia setelah naik dua posisi dari posisi 138 ke 136 pada Juni lalu.
Peningkatan peringkat ini jelas memberikan pertanda positif bagi kebangkitan Malaysia setelah terjerat kasus pemalsuan dokumen.
Namun, Presiden FAM Datuk Ab Ghani Hassan meminta Malaysia terus meningkatkan peringkat pada November mendatang.
FAM berencana mengatur laga persahabatan dengan status Tier 1 untuk memberi Harimau Malaya kesempatan mengumpulkan poin.
Menurut Ab Ghani, Malaysia harus menggunakan laga persahabatan dengan baik untuk meningkatkan posisi di ranking FIFA.
Ia menilai hal itu dibutuhkan untuk memastikan Malaysia berada di pot terbaik saat pengundian Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Dengan berada di pot yang lebih baik, Malaysia akan mendapat keuntungan menghadapi persaingan yang lebih ringan.
"Bulan November ini, kami ingin berada di posisi peringkat yang lebih baik," kata Ab Ghani, dikutip SuperBall.id dari Arena Metro.
"Kami juga berencana untuk mengadakan pertandingan persahabatan melawan tim internasional Tier 1 yang menawarkan poin untuk meningkatkan peringkat kami."
"Tujuan utamanya adalah mendapatkan pot yang lebih baik ketika undian kualifikasi Piala Dunia dimulai pada tahun 2027 dan juga kualifikasi Piala Asia 2031."
"Jadi, kita perlu berusaha mendapatkan posisi yang baik dan untuk itu, kita membutuhkan pertandingan persahabatan," tambahnya.
Sebagai langkah awal, Harimau Malaya dijadwalkan akan melawan China dalam dua laga persahabatan di Guangzhou pada 14 dan 17 November.
Kedua laga ini merupakan kesempatan bagi Malaysia untuk menguji kemampuan mereka melawan China, yang berada di peringkat 96 dunia.
Di samping itu, dua pertandingan melawan Timnas China menawarkan poin yang tinggi untuk memperbaiki peringkat Malaysia.
Setiap poin yang diperoleh memainkan peran penting dalam upaya Harimau Malaya mengamankan posisi yang lebih baik di Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Ab Ghani menyebut laga melawan China juga merupakan bagian dari persiapan FAM untuk memastikan Malaysia siap menghadapi tantangan berikutnya.
Kegagalan lolos ke Piala Asia 2027 di Arab Saudi awal tahun depan membuat Harimau Malaya tidak akan berlaga di turnamen besar.
Oleh karena itu, pertandingan persahabatan menjadi satu-satunya cara bagi Malaysia untuk mendulang poin di peringkat FIFA.
Meski belum ada pengumuman resmi, Thairath melaporkan pengundian Kualifikasi Piala Dunia 2030 akan dihelat pada 15 Desember.


0 Response to "Demi keuntungan di kualifikasi Piala Dunia 2030, Presiden FAM minta Malaysia dongkrak ranking FIFA"
Posting Komentar