Haaland merendah, sebut mimpi Norwegia juara Piala Dunia 2026 terlalu tinggi
ERLING Haaland memilih meredam ekspektasi tinggi Norwegia di Piala Dunia 2026.
Striker Manchester City itu menegaskan membayangkan negaranya menjadi juara dunia bukanlah target yang realistis.
Baginya, keberhasilan Norwegia menembus 32 Besar saja sudah merupakan pencapaian luar biasa.
Pernyataan tersebut muncul setelah Norwegia mengalahkan Senegal 3-2 pada laga Grup I, Selasa (23/6).
Haaland kembali menjadi bintang dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Marcus Holmgren Pedersen.
Kemenangan itu memastikan langkah Norwegia ke fase gugur dan sekaligus mengakhiri penantian panjang tampil kompetitif di Piala Dunia.
Tim berjuluk Drillos tersebut kini mengoleksi enam poin, setara dengan Prancis di puncak klasemen grup.
Performa Haaland pun terus mencuri perhatian.
Penyerang berusia 25 tahun itu sudah mengoleksi empat gol dari dua pertandingan, setelah sebelumnya juga mencetak dua gol saat Norwegia menaklukkan Irak 4-1.
Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Meski Norwegia mulai disebut sebagai kuda hitam yang berpotensi melangkah jauh, Haaland menolak terlena.
Dia menilai keberhasilan lulus ke 32 Besar setelah absen panjang di Piala Dunia sudah menjadi sejarah besar bagi negaranya.
"Untuk pertama kalinya dalam 28 tahun melewati babak penyisihan grup, saya akan mengatakan, ya. Untuk memenang Piala Dunia, sama sekali tidak," kata Haaland dikutip dari Yahoo Sports.
Ia lebih memilih menikmati momen bersejarah bersama timnya. Menurut Haaland, rentetan 12 kemenangan kompetitif beruntun yang diraih Norwegia saat ini sudah menjadi bukti timnya sedang menjalani periode spesial.
“Saya bagian dari sesuatu yang istimewa. Kami sedang membuat sejarah dan saya sangat bangga menjadi orang Norwegia,” katanya


0 Response to "Haaland merendah, sebut mimpi Norwegia juara Piala Dunia 2026 terlalu tinggi"
Posting Komentar