Pasang Iklan Gratis

Ilmuwan Temukan "Indra Ketujuh" Manusia, Apa Fungsinya

  Sebuah penelitian baru mengungkap bahwa manusia memiliki kemampuan sensorik tersembunyi yang disebut sentuhan jarak jauh.

Kemampuan sensorik tersebut merupakan indra yang memungkinkan seseorang merasakan benda tanpa menyentuhnya atau seringkali disebut dengan "indra ketujuh".

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal IEEE Xplore ini melibatkan sejumlah relawan yang diminta mendeteksi benda tersembunyi di dalam pasir.

Hasilnya mengejutkan, peserta mampu menemukan kubus yang terkubur dengan akurasi sekitar 70 persen, hanya dengan merasakan perubahan tekanan halus di sekitar jari mereka.

Fenomena ini menunjukkan bahwa tubuh manusia mampu menangkap riak tekanan samar dari material lepas, mirip seperti burung pantai yang menemukan mangsa di bawah pasir basah.

Menariknya, kemampuan manusia bahkan mengungguli robot dalam membaca sinyal fisik yang sangat lembut.

Uji eksperimen manusia vs robot

Dilansir dari Earth, Rabu (12/11/2025), penelitian ini dipimpin oleh Elisabetta Versace, dosen psikologi di Queen Mary University of London.

Ia menjelaskan bahwa sentuhan jarak jauh terjadi karena perubahan tekanan mikro pada partikel lepas seperti pasir atau garam.

Perubahan tersebut terjadi ketika seseorang mendekati objek di bawah permukaan.

Dalam eksperimen, relawan hanya menyentuhkan ujung jari ke permukaan pasir tanpa benar-benar menyentuh benda di dalamnya.

Mereka kemudian melaporkan saat merasa ada benda di bawah, dan hasilnya menunjukkan tingkat keberhasilan tinggi.

Dalam eksperimen tersebut relawan bisa mendeteksi objek pada jarak sekitar 6,9 sentimeter.

Sebagai pembanding, para peneliti menggunakan robot UR5 yang dilengkapi sensor sentuh dan algoritma pembelajaran mesin Long Short-Term Memory (LSTM).

Meski kadang mampu mendeteksi lebih jauh, robot menghasilkan banyak kesalahan deteksi dengan tingkat presisi hanya sekitar 40 persen.

“Keputusan manusia jauh lebih akurat dalam membedakan sinyal nyata dan gangguan,” ujar Versace.

Hasil ini menunjukkan bahwa sistem saraf manusia masih memiliki kepekaan tinggi terhadap isyarat mekanis yang sangat lemah, sesuatu yang belum bisa ditiru sepenuhnya oleh mesin.

Potensi dan jejak evolusi sentuhan jarak jauh

Versace menyebut penelitian ini sebagai bukti pertama bahwa manusia mampu merasakan gaya halus tanpa kontak langsung.

Temuan ini membuka peluang besar di berbagai bidang, mulai dari arkeologi dan forensik, hingga eksplorasi planet.

Dalam bidang-bidang itu, sentuhan halus dapat membantu mendeteksi objek tanpa merusak lingkungan sekitar.

Para insinyur kini mengembangkan sensor taktil yang meniru prinsip ini.

Jika kelembapan terbukti meningkatkan kekuatan sinyal seperti pada burung air, maka sensor robot bisa disesuaikan dengan kondisi material di lapangan.

Secara evolusioner, kemampuan ini bukan hal baru.

Ikan memanfaatkan garis lateral untuk merasakan getaran air, sementara mamalia seperti kucing menggunakan kumis untuk menafsirkan arus udara dan tekstur di sekitarnya.

Manusia, meski tak memiliki alat fisik seperti itu, ternyata masih menyimpan jejak evolusi sensorik serupa.

Temuan ini mengisyaratkan bahwa sistem saraf manusia mungkin masih mampu membaca dunia di luar batas fisik tubuh.

Bukan dengan mata atau telinga, melainkan dengan “indra ketujuh” yang selama ini tersembunyi di balik kulit kita sendiri.

0 Response to "Ilmuwan Temukan "Indra Ketujuh" Manusia, Apa Fungsinya"

Posting Komentar