Pasang Iklan Gratis

China mempercepat transisi program fusi nuklir

 China mempercepat transisi program fusi nuklirnya dari penelitian fundamental ke rekayasa skala besar, seiring pembangunan Tokamak Superkonduktor Eksperimental Plasma Bakar (Burning Plasma Experimental Superconducting Tokamak/BEST) meraih momentum.

Proyek tersebut diharapkan mampu mendemonstrasikan perolehan daya fusi bersih dan produksi listrik pada sekitar tahun 2030, sebuah tonggak sejarah yang kerap diibaratkan sebagai menyalakan "lampu bertenaga fusi nuklir pertama" umat manusia.

Pembaruan ini dirilis dalam Konferensi Teknologi dan Industri Energi Fusi (Fusion Energy Technology and Industry Conference) 2026, yang dibuka pada Jumat (16/1) di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, yang merupakan lokasi fasilitas BEST.

Pidato utama dalam upacara pembukaan itu menyebutkan bahwa pengembangan fusi global sedang mendekati titik balik bersejarah, dari eksplorasi ilmiah menjadi demonstrasi energi. Proyek BEST dirancang untuk mencapai perolehan daya fusi bersih dan mendemonstrasikan produksi listrik berbasis fusi per 2030.

Energi fusi, yang sering disebut sebagai "sumber energi pemungkas" ideal, berupaya mereplikasi proses fusi nuklir yang menjadi sumber energi bagi matahari.

Berbeda dengan perangkat eksperimen fusi sebelumnya, BEST dirancang untuk mendemonstrasikan "pembakaran" nyata plasma deuterium-tritium. Setelah rampung, fasilitas tersebut diperkirakan akan mendemonstrasikan produksi listrik fusi untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Secara global, negara-negara termasuk Amerika Serikat, Jepang, dan Inggris sedang mempercepat pembangunan pembangkit listrik atau proyek percontohan fusi, dengan banyak di antaranya menargetkan produksi listrik fusi sebelum 2040.

Program penelitian fusi China secara luas dianggap berada di garis depan dalam upaya global. Tokamak Superkonduktor Lanjutan Eksperimental (Experimental Advanced Superconducting Tokamak/EAST) telah berulang kali mencetak rekor dunia, sementara tim-tim China telah memberikan berbagai paket pengadaan utama untuk Reaktor Eksperimental Termonuklir Internasional (International Thermonuclear Experimental Reactor/ITER), memberikan kontribusi signifikan terhadap rekayasa dan pengembangan fusi global.

Konferensi itu juga mengumumkan rencana pembangunan "Kota Fusi" di wilayah Changfeng di Hefei. Zona percontohan sains dan inovasi fusi yang diusulkan tersebut akan mengintegrasikan kampus-kampus penelitian, klaster industri, dan fasilitas hunian pendukung, yang ditopang oleh proyek-proyek rekayasa besar.

0 Response to "China mempercepat transisi program fusi nuklir"

Posting Komentar